Refleksi Lagu
“Jauh dari Sorga Datang-Ku”
_oOo_
 
 
Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.” (Lukas 2:10-11).
 
 
Pendahuluan
 
Lagu natal “From Heaven Above to Earth I Come” ditulis oleh Martin Luther pada tahun 1531 dengan judul asli “Von Him¬mel hoch da komm ich her.“ Lagu ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul “Jauh Dari Sorga Datangku.”
Ia merupakan salah satu lagu natal terindah yang pernah ada. Ditulis dengan mengambil latar belakang Lukas pasal 2 ayat 10.
Oleh karena itu, mari kita lihat dan bahas lagu yang indah ini agar kita dapat menikmati maknanya pada musim natal ini.
 
Latar Belakang
 
From Heaven above to earth I come,
To bear good news to every home;
Glad tidings of great joy I bring,
Where of I now will say and sing.
 
Lagu ini diciptakan oleh Martin Luther, seorang Reformator gereja, yang juga menghasilkan banyak karya musik agung yang sering kita dengar. Lagu ini pada awalnya ditulis untuk puteranya yang berumur lima tahun, Hans, dan baru diperdengarkan empat tahun kemudian. Lagu ini dinyanyikan pada festival malam natal tahunan di rumahnya oleh seseorang yang berpakaian malaikat, pada bait pembukanya, lalu diikuti oleh anak-anak di bait selanjutnya.
Lagu aslinya ditulis dalam bahasa Jerman kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Catherine Winkworth, seorang berkebangsaan Inggris yang lahir di London, tetapi pernah tinggal di Dresden, Jerman pada sekitar tahun 1854 dan menghabiskan hampir seluruh hidupnya di Manchester, Inggris.
Catherine mempublikasikan “Lyra Germanica” yang berisi berbagai lagu himne Jerman yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris. Dia membantu untuk membawa lagu Jerman ke dunia berbahasa Inggris.
 
Pembahasan - dari Lukas 2:10-11
 
Ayat 10 mengatakan, ”Lalu kata malaikat itu kepada mereka: ‘Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa.’”
Maksud dari pernyataan “Jangan takut,” bahwa dalam konteks tradisional, kehadiran malaikat merupakan perihal yang menakutkan atau setidaknya mengagetkan. Malaikat selalu muncul dalam keadaan tidak terduga dan membawa berita yang mengejutkan. Hal yang pada masa Perjanjian Lama ini telah dijanjikan kepada bangsa, kini melalui berita para malaikat disampaikan kepada seluruh bangsa. Ia, yang datang jauh dari sorga itu, datang bagi seluruh bangsa. Seluruh bangsa akan berbagian di dalam perjanjian Tuhan.
Ayat 11 mengatakan, “Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.” Berita kesukaan itu adalah telah lahirnya Juruselamat yang dinantikan oleh seluruh umat manusia.
Kata “Juruselamat” disebut dalam Yohanes 4:42, “Kami percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang kaukatakan, sebab kami sendiri telah mendengar Dia dan kami tahu, bahwa Dialah benar-benar Juruselamat dunia.” Sebagai Juruselamat, Ia telah datang untuk membebaskan kita dari dosa, dunia yang jahat, ketakutan, kematian, dan penghukuman atas pelanggaran-pelanggaran kita. Ia, yang datang jauh dari sorga itu, telah diurapi sebagai Mesias yang berasal dari Allah dan yang juga adalah Tuhan itu sendiri yang akan memerintah umat-Nya.
 
Penutup
 
Dengan terus menerus dikumandangkannya lagu natal yang indah ini, kehidupan beriman kita akan terinspirasikan oleh Firman Tuhan secara berkelimpahan. Kesukaan besar kita sekarang adalah Kristus yang telah lahir. Inilah momen setiap kita untuk kembali kepada-Nya, yang telah mati bagi umat tebusan-Nya. Oleh karena itu sudah selayaknya kita mau hidup bagi Kristus yang telah menyelamatkan kita dari penghukuman kekal itu.
Sudahkah kita mempersembahkan hidup kita kepada-Nya?
Berita besar kita adalah: jauh dari sorga datanglah Dia. Kiranya kita mau terus memuji nama Tuhan kita, Yesus Kristus, yang telah lahir dan menebus kita, umat-Nya.
[ Deby Adelina ]