KARYA PENEBUSAN KRISTUS
_oOo_
 
Ketika manusia jatuh ke dalam dosa, hubungan antara Allah dan manusia terputus. Manusia berusaha mencari kebenaran yang ada di dunia ini, namun manusia tidak pernah mendapatkannya sampai Allah sendiri mengutus Anak-Nya, Yesus Kristus, datang ke dalam dunia untuk menyelamatkan manusia dari dosa dan mendamaikan Allah dengan manusia. Pada pembahasan artikel ini, kita akan lebih mengenal karya penebusan Kristus orang berdosa.
 
Nama Yesus merupakan sebuah nama diri dalam bahasa Yunani, yang berasal dari kata Ibrani: Jehoshua atau Joshua (Yos. 1:1; Zak. 3:1) yang diambil dari akar kata Yasha (Hoshia) yang artinya menyelamatkan. Nama Kristus merupakan nama jabatan (Yunani = Kristus = The Anointed = yang diurapi). Nama Kristus bentuk setara dengan nama Maschiach dalam Perjanjian Lama (diambil dari kata Mashach, yang artinya “Mengurapi”) di mana di dalam Perjanjian lama digunakan untuk raja-raja dan imam yang diurapi (Kel. 29:7; Im. 4:3).
 
Berikut adalah 3 (tiga) jabatan yang Yesus Kristus kenakan:
 
  1. Sebagai Nabi. Dalam Perjanjian Lama, kata ini berasal dari kata Nabhi, Roeh atau Chozeh (Kel. 7:1; Ul. 18:18) yang artinya utusan Allah (Man of God), pembawa berita (messenger of the Lord). Dalam perjanjian Baru, kata ini berasal dari kata Prophetes artinya berbicara sebelum hal itu terjadi, memberitahukan hal-hal yang akan terjadi. Dengan demikian seorang nabi adalah seseorang yang mendapat wahyu langsung dari Allah (wakil Allah).
     
  2. Sebagai Imam. Yesus Kritus adalah wakil manusia di hadapan Allah dan sebagai perantara antara manusia dan Allah (Rom. 8:34, Ibr. 7:25).
     
  3. Sebagai Raja. Jabatan Kristus sebagai raja sangat berbeda dengan raja-raja yang ada di dunia. Para raja dunia hanya memerintah sebagian manusia dalam satu bangsa sedangkan Kristus memerintah atas seluruh dunia (Mat. 8:26-27) termasuk sebagai kepala gereja (Ef. 1:20-23).
 
Yesus Kristus menggenapkan seluruh karya penebusan yang Allah Bapa rencanakan di dalam kekekalan melalui kematian-Nya di kayu salib. Roh Kudus lah yang mengaplikasikan dan memateraikan karya keselamatan itu di dalam diri orang percaya.
 
Berikut adalah langkah-langkah dalam karya penebusan Allah:
 
  1. Dipanggil secara efektif. Maksudnya panggilan ini diberikan hanya kepada umat Pilihan-Nya, yang sudah Tuhan tetapkan sebelum dunia dijadikan, di mana melalui berita Injil yang disampaikan dan melalui kuasa Roh Kudus yang bekerja, maka umat Pilihan-Nya itu dengan rela untuk berespon kepada keselamatan yang Tuhan anugerahkan.
     
  2. Diubahkan. Maksudnya melalui pertobatan yang sejati, manusia berbalik kepada Allah. Seluruh hati, jiwa, dan kehendak manusia yang dahulu tunduk kepada diri, kini tunduk taat kepada Allah.
     
  3. Dibenarkan. Maksudnya Allah memperhitungkan atau mengenakan kebenaran Kristus kepada manusia berdosa.
     
  4. Diperanakkan. Maksudnya setiap orang dilahir barukan dan percaya kepada Kristus, diberikan hak untuk menjadi anak Allah dan menjadi anggota kerajaan Allah.
     
  5. Dikuduskan. Maksudnya kehidupan orang yang sudah dilahir barukan oleh Allah bukan kehidupan yang statis, tetapi kehidupan dinamis yang terus mengalami proses pengudusan secara progresif untuk menjadi seperti Kristus.
     
  6. Dipermuliakan. Maksudnya pada saat Kristus datang kembali, seluruh orang percaya akan disempurnakan dan dipermuliakan.
 
Di dalam iman Kristen, kita percaya bahwa Kristus mempunyai dua natur, yaitu:
 
  1. Manusia seutuhnya
     
    • Mempunyai nama yaitu Yesus, Anak Daud.
    • Orang-orang sekitar menyatakan Dia sebagai manusia biasa (Yoh. 9:16; 19:5; Kis. 3:22).
    • Memiliki tubuh (1 Yoh. 1:1).
    • Yesus sendiri menyatakan diri sebagai manusia (Yoh. 8:40).
    • Ia menjalani kehidupan seperti manusia biasa (Luk. 2:52), mengalami keterbatasan sebagai manusia seperti rasa lapar (Mat. 4:2), haus (Yoh. 19:28), lelah (Yoh. 4:6), sedih dan tertekan (Yoh. 11:35; Luk. 13:34-35), mengalami kematian (Ibr. 2:14-15).
     
  2. Allah seutuhnya
     
    • Bersifat Ilahi (Yoh. 1:1; Why. 1:8; Mat. 16:16; Luk. 2:34; Yoh. 20:28)
    • Ia adalah Allah dan Juruslamat (Fil. 2:6; Tit. 2:13)
    • Ia adalah Tuhan dan Raja diatas segala raja (Why. 19:16)
    • Kesaksian Malaikat (Luk. 1:32; Mat. 1:23)
    • Kesaksian Yesus sendiri (Yoh. 8:58; Yoh. 10:17-18, 30; Yoh. 14:6; Mat. 9:2-3; Mat. 28:20; Luk. 23:43)
    • Kesaksian Allah Bapa (Mat. 3:17)
    • Kesaksian setan/ legion (Mark. 5:7)
 
Melalui pembahasan ini, seharusnya membuat kita berespon dengan benar dengan mau sungguh-sungguh belajar akan kebenaran firman Tuhan, dan taat melayani-Nya di manapun Tuhan tempatkan kita.
 
Selamat Natal 2009 dan Selamat Tahun Baru 2010, Tuhan memberkati.
 
[ Elvry Sari Intan S ]
Persekutuan Studi Reformed